Jenis-Jenis Makanan Ini Bisa Menyebabkan Penuaan Dini

image

Mungin kamu menyukai satu atau beberapa makanan yang dapat menyebabkan penuaan dini, seperti kue pastri, steak, keripik kentang, dan mungkin juga doyan minuman yang mengandung soda. Memang sih jajanan ini bisa memberi kita kenikmatan bersantap sesuai yang kita inginkan. Akan tetapi perlu kamu pertimbangkan untuk mulai berpikir lagi agar tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan-makanan tersebut. Karena faktanya ada beberapa efek samping yang ditimbulkan.

Berdasarkan penelitian beberapa ahli nutrisi, makanan-makanan tersebut mengandung zat-zat tertentu yang menimbulkan beberapa efek samping, salah satunya adalah dapat mengakibatkan penuaan dini. Walaupun penuaan adalah hal biasa dalam kehidupan kita, ada baiknya untuk menghindari proses penuaan yang terjadi sebelum waktunya bukan?

Memang jenis makanan-makanan tersebut sudah tidak asing lagi bagi kita, akan tetapi mengandung tingkat kadar gula dan lemak dan gula yang sangat tinggi. Kadar gula dan lemak yang berlebihan berdamdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Yang menjadi tanda tanya adalah bagaimana untuk menghindarinya sedangkan jenis-jenis makanan tersebut adalah makanan yang kita sering konsumsi sehari-hari. Di bawah ini ada beberapa jenis makanan atau minuman yang biasa kita konsumsi yang menurut ahli gizi bisa mengakibatkan kita mengalami penuaan dini jika terlalu berlebihan dikonsumsi seperti yang dikutip dari blog onewebid.blogspot.co.id.

1. Nasi Putih dan Roti Putih

Nasi putih atau beras yang sudah direbus adalah makanan pokok mayoritas orang Indonesia. Sedangkan roti putih atau disebut juga roti tawar yang terbuat dari tepung gandum juga merupakan makanan yang sering kita konsumsi. Ternyata nasi dan roti putih adalah kategori makanan dengan indeks glikemik tinggi. Nasi dan roti putih dicerna dan dengan sangat cepat diserap ke peredaran darah, yang mengakibatkan kadar gula dalam darah meningkat dengan cepat. Dengan demikian perubahan sel dan penuaan lebih cepat terjadi, yang berpotensi menimbulkan penyakit-penyakit kronis, antara lain diabetes tipe 2, penyakit jantung, kandung empedu, alzheimer dan berbagai jenis kanker. Contoh makanan lain yang termasuk kategori makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi antara lain; sereal bergula, kentang tumbuk, dan gandum olahan.

2. Minuman Bersoda

Berdasarkan penelitian para ahli, minuman bersoda atau minuman berkarbonasi mengandung kadar glukosa tinggi dan juga mengandung nutrisi rendah. Lebih parahnya, kadar gula pada minuman berkarbonasi juga dapat mengakibatkan obesitas jika diminum berlebihan, yang dapat memicu hipertensi, sakit jantung, diabetes, dan stroke. Hasil penelitian gizi yang dilakukan oleh tim dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa jika meminum satu gelas minuman bersoda setiap hari dapat mengakibatkan kenaikan berat badan seberat 7 kg dalam jangka waktu setahun.

3. Daging Merah

Daging merah adalah bagian lunak terbungkus kulit pada hewan dan juga menempel pada tulang. Daging merah jugamenjadi makanan mewah sehari-hari dan memang kaya akan protein yang sangat dibutuhkan bagi perbaikan jaringan tubuh. Akan tetapi, mengkonsumsi daging merah terlalu banyak atau mengkonsumsi protein hewani terlalu banyak dapat mengakibatkan kehilangan kadar kalsium pada tulang. Akibatnya, risiko osteoporosis meningkat. Ada banyak riset yang menyatakan bahwa mengkinsumsi protein yang terlalu tinggi pada usia pertengahan berhubungan dengan peradangan poliartritis, peradangan terjadi di berbagai jenis sendi.

4. Sosis

Sosis adalah makanan pekengkap yang dibuat dari bahan lemak hewan, daging cincang, rempah atau rempah, dan bahan-bahan lain. Jenis makanan yang banyak disukai orang ini memang sangat enak, namun faktanya berdasarkan penelitian terbaru di Eropa menemukan bahwa sosis dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Alasannya penyebab utamanya yaitu sisis nengandung unsur N-nitroso dengan sifat karsinogenik. N-nitroso adalah zat yang terbentuk pada saat pencampuran nitrit dengan daging olahan. Disamoing itu, makanan ini sering juga dibuat dari daging daging berlemak. Unsur-unsur kimia yang terkandung dalam sosis dapat membuat liver bekerja extra keras untuk menetralkan zat-zat kimia tersebut.

5. Kopi

Kopi adalah jenis minuman yang pembuatannya melalui proses ekstraksi dan pengolahan dan biji tanaman kopi. Minuman jenis ini juga dapat memicu penuaan dini. Kopi juga mengandung unsur kafein, dan fakta penting yang orang banyak belum ketahui mengenai kafein adalah bahwa kafein ternyata bisa memicu peningkatan hormon stres, dan efeknya bisa berlangsung selama beberapa jam setelah diminum. Padahal, berdasarkan hasil riset menyatakan bahwa salah satu penyebab yang paling dominan dari penuaan dini yaitu hormon stres atau disebut juga dengan kortisol. Jika produksi hormon ini meningkat dalam tubuh seseorang dapat berakibat otot-otot menjadi letih, alhasil tubuhpun menjadi cepat menyusut.

6. Pastri Yang Mengandung Gula

Pastri adalah sejenis makanan yang panggang atau kue panggang yang dibuat dengan komposisi tepung terigu, susu, lemak, mentega, bubuk pemuai, gula dan telur. Dengan kandungan gula yang banyak pafa pastri, hal ini dapat memicu obesitas. Disamping itu pembuatan pastri juga seringkali dengan menggunakan minyak yang terhidrogenasi sehingga kue panggang ini mengandung trans-fat. Pembuatan minyak terhidrogenasi adalah dengan metode pencampuran hidrogen dengan minyak cair dengan tujuan membuatnya lebih padat agar lebih gampang untuk disimpan. Akan tetapi, proses pembuatan dengan cara ini juga menghasilkan trans-fat. Contohnya adalah lemak yang dihidrogenasi yang disebut juga dengan mentega atau margarin.

Telah diselidiki bahwa trans-fat pada tubuh lebih memiliki efek peningkatkan risiko penyakit jantung jika dibandingkan dengan lemak jenuh, karena unsur ini dapat menekan kolesterol baik (LDL) dan mempercepat peningkatan kolesterol jahat (HDL) pada peredaran darah dalam tubuh. Disamping itu, campuran trans-fat dan gula dan bisa memacu kinerja pankreas dan liver extra keras. Berdasarkan penelitian para ahli, jika organ berkerja lebih keras dapat beresiko radikal bebas. Apabila asupan makanan anti penuaan kurang memadai untuk menghambat radikal bebas, maka berakibat tubuh akan menua lebih cepat sistem imun terhadap penyakitpun berkurang.

7. Kentang Goreng dan Keripik

Jenis makanan-makanan ini adalah makanan ringan berbentuk irisan tipis dari tanaman umbi-umbian, sayuran, atau buah-buahan yang digoreng menggunakan minyak nabati, dan irisan kentang yang dimasak dengan cara digoreng menggunakan minyak goreng. Dengan proses penggorengan pada suhu yang tinggi dapat memicu pembentukan trans-fat. Jika keseringan mengkonsumsi hidangan yang memiliki unsur trans-fat bisa berakibat peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s